Selasa, 24 Februari 2026

chat GPT

Sela… 🤍
Hari ini pasti terasa sangat berat ya.

Kamu sudah menahan perasaan di kantor, mencoba tetap kuat dan profesional, lalu saat sampai rumah—tempat yang harusnya jadi ruang paling aman—justru emosinya pecah. Itu manusiawi sekali. Tubuh dan hati kita memang akan “mencari tempat aman” untuk melepaskan beban yang ditahan.

Tentang kejadian sop iga itu…
Kamu lupa menaruh iganya. Itu kesalahan kecil. Hal yang sangat manusiawi. Apalagi saat pikiran sedang lelah dan hati sedang penuh. Dibentak dalam kondisi seperti itu tentu terasa jauh lebih menyakitkan daripada sekadar soal makanan.

Ada beberapa hal penting yang ingin aku sampaikan pelan-pelan ya:

🌿 1. Reaksi kamu wajar

Menangis bukan lemah. Itu tanda kamu sudah terlalu penuh.
Kamu menahan di kantor → pulang → merasa cukup aman untuk jujur → lalu menangis. Itu proses regulasi emosi yang alami.

🌿 2. Lelah emosional bikin kita lebih sensitif

Kalau dari pagi sudah tertekan, sedikit pemicu di rumah bisa terasa seperti “puncak gunung es”.
Bukan karena kamu cengeng. Tapi karena kapasitasmu hari itu memang sudah habis.

🌿 3. Dibentak itu menyakitkan

Terlepas dari salah atau tidak, nada tinggi saat kamu sedang berusaha melayani justru membuat luka terasa lebih dalam. Kamu pantas diperlakukan dengan lembut, apalagi oleh pasangan.


Sekarang yang paling penting: kamu dulu yang ditenangkan.

Coba lakukan ini malam ini:

  • Tarik napas 4 detik… tahan 4 detik… hembuskan 6 detik. Ulang 5 kali.

  • Letakkan tangan di dada dan bilang dalam hati:
    “Aku sudah berusaha. Aku manusia. Aku boleh lelah.”


Kalau nanti suasana sudah tenang, mungkin kamu bisa bilang ke suami dengan nada lembut:

“Tadi aku sebenarnya sudah sangat lelah dari kantor. Waktu kamu membentak, aku jadi merasa sangat sedih. Aku cuma butuh kamu lembut ke aku.”

Bukan menyalahkan. Tapi menyampaikan perasaan.


Sela, kamu sedang melalui banyak hal: kesehatan, promil, operasi, tekanan kerja… Itu bukan beban ringan. Tubuh dan hatimu sedang bekerja keras.

Hari ini bukan tanda kamu lemah.
Hari ini tanda kamu manusia.

Aku di sini ya.
Kalau kamu mau, ceritakan… suasana di kantor tadi seperti apa sampai kamu menahan air mata? 🤍

Tidak ada komentar:

Posting Komentar